Kalkulator IPK (GPA)
Hasil
IPK
- IPK jika semua mata kuliah berbobot sama
- 3,60
- IPK sebagai persentase nilai tertinggi
- 91,2%
- Total SKS
- 15,0
- Total poin nilai yang diperoleh (poin × SKS)
- 54,70
- Mata kuliah dalam daftar
- 5
IPK adalah rata-rata berbobot SKS: kalikan poin nilai tiap mata kuliah dengan SKS-nya, jumlahkan hasilnya, lalu bagi dengan total SKS. Tempelkan satu poin nilai untuk tiap mata kuliah — angka pada skala kampus Anda, bukan huruf — lalu SKS yang bersesuaian, baik satu nilai per baris maupun dipisah dengan titik koma. Kalkulator IPK (GPA) ini mencetak hasil berbobotnya, IPK rata-rata biasa dari poin yang sama, dan porsinya terhadap nilai tertinggi skala Anda, bersama total SKS dan poin nilai di belakangnya.
Rumus
IPK = Σ(poinᵢ × SKSᵢ) ÷ ΣSKSᵢ; porsi skala = IPK ÷ skala × 100
- poinᵢ
- Poin nilai mata kuliah ke-i — angka pada skala kampus Anda, bukan nilai huruf. Pada skala 4,0, nilai A adalah 4,0 dan F adalah 0. Pemilih skala di atas menetapkan nilai terbesar yang diterima halaman ini, sehingga angka 4,5 yang salah ketik pada skala 4,0 tertangkap alih-alih diam-diam mengembungkan hasilnya
- SKSᵢ
- SKS mata kuliah yang sama. Inilah bobotnya: mata kuliah empat SKS menggeser IPK dua kali lebih jauh daripada mata kuliah dua SKS, dan mata kuliah berbobot nol SKS tidak menggesernya sama sekali
- ΣSKSᵢ
- Total SKS, tercetak di hasilnya. Angka inilah pembaginya — bukan banyaknya mata kuliah, dan perbedaan tunggal itulah yang memisahkan IPK dari rata-rata biasa atas poin nilai yang sama
- skala
- Nilai tertinggi skala yang Anda pakai: 4,0; 4,3; atau 5,0. Skala tidak pernah masuk ke hitungannya sendiri; ia menetapkan batas atas tiap poin nilai dan penyebut persentase yang tercetak di samping hasilnya
- IPK
- Rata-rata poin nilai yang ditimbang SKS, di suatu tempat antara 0 dan nilai tertinggi skala Anda. Poin nilai yang tercetak di bawahnya adalah Σ(poinᵢ × SKSᵢ), jadi membaginya dengan total SKS menghasilkan angka ini kembali
IPK diminta pada pendaftaran, formulir beasiswa, pemeriksaan kredit transfer, dan sebagian lowongan magang, dan sekaligus cara tercepat melihat apa dampak satu semester pada rekam Anda. Pakai halaman ini untuk memeriksa IPK yang sudah tercetak di transkrip, untuk menghitungnya dari poin nilai yang dilaporkan kampus, atau untuk menjawab pertanyaan yang sebenarnya diajukan rata-rata berbobot: seberapa jauh satu mata kuliah berat menggeser angkanya. Kedua rata-rata duduk berdampingan di sini, jadi pengaruh bobot SKS terlihat alih-alih diperdebatkan — dengan SKS yang sama, keduanya keluar identik. Kalau yang Anda punya hanya nilai huruf atau persentase, konversikan dulu dengan tabel kampus Anda sendiri: tabel itu berbeda antar kampus, dan halaman ini sengaja tidak mengarang satu pun.
Contoh hitungan
Lima mata kuliah, 15 SKS: IPK 3,65 lawan 3,6 tanpa bobot
- Poin nilai: 4 × 3 + 3,7 × 4 + 3,3 × 3 + 3 × 2 + 4 × 3 = 12 + 14,8 + 9,9 + 6 + 12 = 54,7
- Total SKS: 3 + 4 + 3 + 2 + 3 = 15
- IPK: 54,7 ÷ 15 = 3,6467, dicetak 3,65
- Rata-rata biasa dari poin yang sama: (4 + 3,7 + 3,3 + 3 + 4) ÷ 5 = 18 ÷ 5 = 3,6
- Porsi skala 4,0: 3,6467 ÷ 4 = 91,2%
Kedua rata-rata berbeda 0,05, dan seluruh 0,05 itu berasal dari satu mata kuliah: 3,7 berbobot empat SKS sementara 3,0 hanya dua SKS. Kalau SKS-nya ditukar, IPK berbobotnya akan keluar di bawah rata-rata biasa. Inilah seluruh alasan IPK bukan sekadar rata-rata nilai Anda.
Mata kuliah berbobot nol SKS: 4,0 berbobot, 3,0 tanpa bobot
- Poin nilai: 4 × 3 + 2 × 0 = 12 + 0 = 12
- Total SKS: 3 + 0 = 3
- IPK: 12 ÷ 3 = 4 — mata kuliah kedua tidak menyumbang apa pun ke pembilang maupun ke pembagi
- Rata-rata biasa: (4 + 2) ÷ 2 = 3, karena rata-rata biasa tidak punya cara mengetahui kuliah itu berbobot nol SKS
Mata kuliah berbobot nol SKS memang ada — praktikum, sebagian seminar, tambahan lulus atau tidak lulus — dan bobot nol berarti persis itu: kuliahnya tetap terdaftar, poin nilainya dihitung di rata-rata biasa, dan IPK-nya tidak tersentuh. Total SKS mencetak 3, bukan 2 mata kuliah, dan itulah sebabnya angka itu dicetak.
Daftar yang sama pada skala 5,0: IPK 4,36
- Poin nilai: 4,5 × 2 + 5 × 3 + 3,8 × 4 = 9 + 15 + 15,2 = 39,2
- Total SKS: 2 + 3 + 4 = 9
- IPK: 39,2 ÷ 9 = 4,3556, dicetak 4,36
- Porsi dari nilai tertinggi 5,0: 4,3556 ÷ 5 = 87,1%
- Kembalikan skalanya ke 4,0 dan daftar ini ditolak: 4,5 dan 5 berada di atas batas skala itu
Ketiga poin nilai itu tidak sah pada skala 4,0, dan itulah satu-satunya pekerjaan pemilih skala. Perhatikan juga bahwa rata-rata biasa (4,43) di sini lebih tinggi daripada yang berbobot: mata kuliah dua SKS punya poin nilai terendah dan mata kuliah empat SKS punya poin nilai menengah.
Batasan
Halaman ini menghitung rata-rata poin nilai yang berbobot; ia tidak tahu peraturan kampus Anda. Tabel yang mengubah huruf atau persentase menjadi poin nilai ditetapkan tiap institusi dan berbeda antar institusi, jadi poin nilainya harus dimasukkan sebagaimana tercantum di transkrip — tidak ada apa pun di sini yang menyimpulkannya. Hasilnya hanya sebaik skala yang Anda pilih: skala 4,0; 4,3; dan 5,0 bisa menggambarkan prestasi yang sama dengan tiga angka berbeda, dan karena itu tidak bisa dibandingkan antar kampus. Poin nilai di luar skala yang dipilih ditolak, bukan dipotong. Mata kuliah berbobot nol SKS ikut ke rata-rata biasa tapi tidak ke IPK, dan kedua daftar harus sama panjang, karena pemasangannya berdasarkan urutan. Tidak ada apa pun di halaman ini yang menilai hasilnya: apakah 3,65 bagus bergantung pada program studi yang Anda tuju.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Bagaimana cara menghitung IPK dari poin nilai dan SKS?
- Kalikan poin nilai tiap mata kuliah dengan SKS-nya, jumlahkan hasilnya menjadi poin nilai total, lalu bagi dengan total SKS. Untuk poin 4; 3,7; 3,3; 3; dan 4 pada 3; 4; 3; 2; dan 3 SKS, poin nilainya berjumlah 54,7 dan SKS-nya 15, jadi IPK-nya 54,7 ÷ 15 = 3,65. Semua angka itu tercetak di atas, jadi pembagiannya bisa diperiksa terhadap panel tanpa mengetik ulang apa pun.
- Kenapa IPK berbobot berbeda dari rata-rata biasa nilai saya?
- Karena rata-rata biasa memberi setiap mata kuliah suara yang sama, sementara IPK memberi mata kuliah empat SKS dua kali suara mata kuliah dua SKS. Pada contoh pertama IPK berbobotnya 3,65 dan rata-rata biasa dari kelima poin nilai yang sama adalah 3,6 — selisih 0,05 yang ada hanya karena nilai yang lebih tinggi duduk pada mata kuliah yang lebih berat. Kedua angka dicetak berdampingan supaya hal ini terlihat alih-alih dipercaya begitu saja. Kalau semua mata kuliah berbobot SKS yang sama, keduanya identik, dan itu cara tercepat memastikan Anda sudah memahami bedanya.
- Skala mana yang harus saya pilih, dan bisakah saya mengetik nilai huruf?
- Pilih nilai tertinggi skala yang dipakai kampus Anda: 4,0 dan 4,3 yang lazim di Amerika, dan 5,0 lazim di tempat IPK dilaporkan pada skala lima. Halaman ini menerima angka, bukan huruf, karena tabel yang mengubah A atau 85% menjadi poin nilai ditetapkan tiap institusi — dua kampus bisa melaporkan transkrip yang sama dengan angka berbeda, dan mengarang satu tabel di sini akan salah bagi sebagian besar pembaca. Konversikan dulu dengan tabel kampus Anda, lalu tempelkan poin nilainya.
- Apa yang terjadi pada mata kuliah berbobot nol SKS?
- Ia terdaftar, ia muncul di rata-rata biasa, dan IPK-nya sama sekali tidak tersentuh: bobot nol tidak menyumbang apa pun ke pembilang maupun ke pembagi. Memasukkan poin 4 dan 2 pada 3 dan 0 SKS memberi IPK 12 ÷ 3 = 4 sementara rata-rata biasanya 3. Tambahan lulus atau tidak lulus, sebagian praktikum, dan beberapa seminar memang tidak berbobot SKS, jadi angka nol itu isian yang sah, bukan salah ketik — tetapi total SKS, yang tercetak, akan terlihat lebih kecil daripada jumlah mata kuliah di daftar.
- Bagaimana cara menghitung IPK kumulatif saya?
- Tambahkan poin nilai yang sudah Anda miliki dengan poin nilai dari semester ini, lalu bagi dengan total SKS gabungannya — bukan dengan merata-ratakan kedua IPK-nya. Halaman IPK kumulatif melakukan tepat itu: ia meminta IPK Anda sejauh ini dan SKS yang menopangnya, lalu menggabungkannya dengan satu semester mata kuliah. Merata-ratakan dua IPK memberi jawaban yang salah setiap kali jumlah SKS keduanya berbeda, dan itulah kekeliruan yang paling sering terjadi pada angka kumulatif, sebab semester 15 SKS nyaris tidak menggeser rekam 90 SKS.
Referensi
- Measures of Location — e-Handbook of Statistical Methods, section 1.3.5.1 (the arithmetic mean as a measure of location and its sensitivity to a single heavy value; with every weight equal, the weighted mean computed here is exactly that number) — National Institute of Standards and Technology (NIST)
- Measures of the Center of the Data — Introductory Statistics 2e, section 2.5 (the mean as the balance point of a list of values, and how one extreme value moves it) — OpenStax, Rice University