Lewati ke konten utama
CalcMax

Kalkulator IPK Kuliah

Rentang: 0 – 4

Minimum: 0

Hasil

3,46

IPK kumulatif

IPK semester ini
3,54
Poin nilai yang dibawa dari sebelumnya
102,60
Total SKS
43,0

IPK kumulatif menggabungkan semua yang sudah ada di transkrip Anda dengan semester yang sedang berjalan. Transkrip biasanya hanya mencetak dua angka untuk bagian yang lama — IPK-nya dan SKS yang menopangnya — jadi halaman ini mengambil dua angka itu, menambahkan poin nilai dan SKS dari satu semester, lalu mengembalikan angka gabungannya. Halaman ini juga mencetak IPK semester ini sendiri, poin nilai yang dibawa rekam lama, dan total SKS, supaya pembagiannya bisa diperiksa ulang. Semuanya dihitung pada skala 4,0.

Rumus

IPK kumulatif = (IPK lama × SKS lama + Σ(poinᵢ × SKSᵢ)) ÷ (SKS lama + ΣSKSᵢ)

IPK lama
IPK yang sudah ada di transkrip Anda, seperti tercetak di sana. Di sini nilainya disimpan sebagai poin nilai — angka ini dikali SKS yang menopangnya — dan justru itu yang membuat penggabungan dua rekam jadi tepat, bukan perkiraan
SKS lama
SKS yang menopang IPK tersebut. Kalikan dengan IPK lama dan Anda mendapat poin nilai lama yang tercetak di bawah; mahasiswa semester pertama mengisi 0 di sini, dan IPK kumulatifnya lalu sama dengan IPK semester itu
poinᵢ
Poin nilai mata kuliah ke-i pada semester ini — angka pada skala 4,0, bukan nilai huruf. Nilai di atas 4 ditolak, karena halaman ini terkunci pada skala itu
SKSᵢ
SKS mata kuliah yang sama. SKS adalah bobotnya di sini, jadi mata kuliah empat SKS menggeser angka kumulatif empat kali lebih jauh daripada mata kuliah satu SKS — itulah sebabnya satu semester jarang banyak mengubah rekam yang sudah panjang
IPK kumulatif
Rata-rata gabungan, dan satu-satunya angka di halaman ini yang memakai kedua rekam sekaligus. Angka ini bukan rata-rata dari IPK lama dan IPK semester: masing-masing ditimbang SKS-nya sendiri lebih dulu, dan semester yang tidak membawa SKS sama sekali tidak mengubah apa pun

Pakai halaman ini menjelang akhir semester, saat pertanyaannya adalah bagaimana rekam Anda nanti — sebelum mengisi KRS, sebelum tenggat pendaftaran, atau saat memeriksa transkrip dengan hitungan sendiri. Ini juga cara jujur menjawab berapa mahal satu semester yang buruk: karena kedua rekam ditimbang SKS, semester 13 SKS nyaris tidak menggeser rekam 90 SKS, dan halaman ini menunjukkannya alih-alih menyerahkannya pada dugaan. Mahasiswa semester pertama mengisi 0 di kolom SKS lama dan langsung mendapat IPK semester itu kembali — itu jawaban yang benar, bukan kasus khusus. Untuk satu semester pada skala 4,3 atau 5,0, pakai halaman Kalkulator IPK (GPA), yang nilai tertingginya bisa Anda pilih.

Contoh hitungan

  1. Rekam 3,42 dengan 30 SKS plus semester 3,54: kumulatif 3,46

    1. Poin nilai lama: 3,42 × 30 = 102,6
    2. Semester ini: 3,7 × 3 + 4 × 4 + 3 × 3 + 3,3 × 3 = 11,1 + 16 + 9 + 9,9 = 46 poin nilai, dari 13 SKS
    3. Total SKS: 30 + 13 = 43, jadi rekam lama memikul sekitar 70% bobotnya
    4. IPK kumulatif: (102,6 + 46) ÷ 43 = 148,6 ÷ 43 = 3,4558, dicetak 3,46
    5. IPK semester ini sendiri: 46 ÷ 13 = 3,5385, dicetak 3,54

    Tiga angka berbeda muncul di sini — 3,42; 3,54; 3,46 — dan itulah inti halaman ini. Semester yang jauh di atas rekam hanya menarik angka kumulatif naik 0,04, karena 30 SKS yang sudah ditempuh membawa bobot lebih dari dua kali lipat 13 SKS yang baru. Semester yang sama pada rekam semester pertama akan menjadi seluruh IPK-nya.

  2. Semester pertama tanpa SKS lama: kumulatif sama dengan IPK semester

    1. Poin nilai lama: 3,9 × 0 = 0 — IPK tidak berarti apa-apa selama tidak ada SKS di belakangnya
    2. Semester ini menyumbang 46 poin nilai dari 13 SKS
    3. IPK kumulatif: (0 + 46) ÷ 13 = 3,5385, dicetak 3,54
    4. IPK semester ini juga 3,54, dan kedua baris itu cocok

    IPK lama 3,9 tidak muncul di mana pun dalam jawabannya, dan contoh ini ada untuk memperlihatkan hal itu: merata-ratakan kedua IPK akan memberi (3,9 + 3,54) ÷ 2 = 3,72, dan itu salah, karena 3,9 itu mengalikan nol SKS. Baris poin nilai lama berbunyi 0, jadi hitungannya terlihat jelas di panel. Mengisi 0 di kolom SKS lama memang begitulah cara mahasiswa semester pertama memakai halaman ini.

  3. Semester yang sama di atas rekam 90 SKS: kumulatif 3,43

    1. Poin nilai lama: 3,42 × 90 = 307,8
    2. Semester ini menambah 46 poin nilai dari 13 SKS
    3. Total SKS: 90 + 13 = 103
    4. IPK kumulatif: (307,8 + 46) ÷ 103 = 353,8 ÷ 103 = 3,4349, dicetak 3,43

    Semester yang persis sama, yang tadi mengangkat rekam 30 SKS ke 3,46, hanya mengangkat rekam 90 SKS ke 3,43 — tambahan yang lebih kecil dari nilai yang sama, dan angka kumulatif yang lebih rendah. Itu bukan cacat hitungan, melainkan begitulah rata-rata berbobot bersikap pada riwayat yang jauh lebih berat, dan angka itulah yang akan dibaca panitia penerimaan. Baris poin nilai, 307,8, memperlihatkan seberapa besar rekam yang dihadapinya.

Batasan

Rekam lama dimasukkan sebagai satu IPK dan satu total SKS, persis seperti yang dicetak transkrip — jadi halaman ini tidak bisa melihat bagaimana nilai-nilai itu tersebar, dan memang tidak perlu, karena hanya poin nilainya yang berpengaruh. Halaman ini terkunci pada skala 4,0: IPK atau poin nilai di atas 4 ditolak, bukan diskalakan ulang, dan rekam 4,3 atau 5,0 harus dihitung dengan halaman Kalkulator IPK (GPA), yang nilai tertingginya bisa Anda pilih. Mata kuliah tiap semester didaftarkan satu per satu, dan mata kuliah berbobot nol SKS tetap tinggal di daftar tanpa menggeser hasil; kedua daftar harus sama panjang, karena pemasangannya berdasarkan urutan. Tidak ada apa pun di sini yang meramalkan semester berikutnya, dan tidak ada yang memutuskan apakah IPK hasilnya cukup baik untuk sesuatu.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara menghitung IPK kumulatif saya?
Ubah kedua rekam menjadi poin nilai, jumlahkan, lalu bagi dengan total SKS. Rekam 3,42 dari 30 SKS bernilai 102,6 poin nilai; semester 13 SKS dengan 46 poin nilai membawa totalnya ke 148,6 dari 43 SKS, yaitu 3,4558 dan dicetak 3,46. Baris poin nilai lama dan total SKS keduanya ada di panel, jadi pembagiannya bisa diperiksa ulang tanpa meninggalkan halaman ini.
Kenapa IPK lama dan IPK semester tidak bisa langsung dirata-ratakan?
Karena rata-rata biasa memberi kedua rekam bobot yang sama, padahal ukurannya hampir selalu berbeda. Merata-ratakan 3,42 dan 3,54 memberi 3,48, sedangkan jawaban yang benar 3,46 — dan selisihnya membesar seiring jarak SKS-nya. Kasus ekstremnya membuatnya jelas: rekam 3,9 yang tidak ditopang SKS sama sekali tidak menyumbang apa-apa, jadi IPK kumulatifnya sama dengan IPK semester, bukan di tengah-tengah antara keduanya.
Bisakah halaman ini dipakai kalau kampus saya memakai skala 5,0?
Tidak — namanya sudah menyebut 4,0 dan kolomnya menegakkan itu, jadi IPK atau poin nilai di atas 4 ditolak, bukan diskalakan ulang. Itu batas yang disengaja: angka kumulatif hanya bermakna pada skala tempat ia diperoleh, dan diam-diam membagi angka 5,0 dengan 1,25 berarti mengarang konversi yang tidak diterbitkan kampus mana pun. Untuk rekam 4,3 atau 5,0, pakai halaman Kalkulator IPK (GPA) dan pilih nilai tertingginya di sana.
Apa yang harus saya isi kalau belum punya SKS sebelumnya?
Isi 0 pada kolom SKS lama, dan IPK lamanya jadi tidak berpengaruh: ia mengalikan nol poin nilai ke dalam rekam, sehingga IPK kumulatifnya kembali sama dengan IPK semester itu. Ini cara biasa memakai halaman ini di semester pertama, bukan kasus khusus, dan sekali melihatnya berguna — rekam 3,9 tanpa SKS tidak menarik semester 3,54 ke mana-mana.
Kenapa satu semester hampir tidak mengubah IPK kumulatif saya?
Karena SKS-lah bobotnya. Semester 13 SKS yang sama, yang mengangkat rekam 30 SKS dari 3,42 ke 3,46, hanya membawa rekam 90 SKS ke 3,43, sebab riwayat itu membawa tujuh kali bobot semester baru. Inilah hal paling berguna yang diperlihatkan halaman ini: begitu rekamnya panjang, satu semester hanya bisa menyentuhnya sedikit, ke arah mana pun, dan jumlah SKS memberi gambaran seberapa besar.

Referensi

Kalkulator terkait