Lewati ke konten utama
CalcMax

Kalkulator Elastisitas Harga Silang

Rentang: 0,01 – 1.000.000.000

Rentang: 0 – 1.000.000.000

Rentang: 0,01 – 1.000.000.000

Rentang: 0 – 1.000.000.000

Hasil

-0,60Barang komplementer

Elastisitas harga silang

Perubahan jumlah yang diminta
3,00%
Perubahan harga produk lain
-5,00%

Elastisitas harga silang mengukur seberapa besar permintaan atas satu produk menanggapi harga produk lain, dan ia adalah rasio dua persentase dan bukan kemiringan garis: persentase perubahan jumlah barang ini dibagi persentase perubahan harga barang itu. Karena kedua belahannya persentase, ia bebas satuan, sehingga ia tetap berlaku ketika mata uangnya, ukuran kemasannya atau satuan hitungnya berganti, dan 0,6 berarti hal yang sama entah Anda menghitung liter atau karton. Kasus bawaannya adalah jumlah yang naik 3 persen ketika harga produk lain turun 5 persen: 3 ÷ −5 = −0,6. Angka yang dibaca lebih dulu adalah tandanya, bukan besarnya. Hasil negatif berarti kedua produk itu komplementer — harga yang satu turun dan orang membeli lebih banyak yang lain, seperti yang terjadi pada pencetak dan tintahannya — dan pada angka bawaan, apa pun kedua produk yang sedang Anda hitung. Hasil positif berarti keduanya substitusi: naikkan harga yang satu dan permintaannya berpindah ke yang lain, dan itulah sebabnya contoh kedua, kenaikan jumlah 5 persen atas kenaikan harga 20 persen, memberi +0,25. Hasil nol berarti harga produk lain tidak menggerakkan permintaan produk ini sama sekali, dan keduanya tidak berhubungan. Besarnya lalu memberi tahu seberapa kuat hubungan itu, dan ada baiknya berhenti sejenak pada kenyataan bahwa ia tidak dibatasi di angka 1 seperti elastisitas harga biasa: perubahan jumlah 100 persen atas perubahan harga 10 persen memberi −10, dan itulah sebabnya kalkulator ini melaporkannya sebagai angka bertanda biasa alih-alih sebagai persentase. Di Indonesia konsep ini dipakai dalam analisis permintaan komoditas, misalnya untuk melihat seberapa besar permintaan suatu bahan pangan terpengaruh harga bahan pangan lain, dan data harga maupun konsumsinya lazim bersumber dari BPS.

Jumlah tetap pada 200 sebelum dan 206 sesudah, pada lima tingkat harga produk lain

Harga produk lain sesudahnyaPerubahan harga produk lain (%)Elastisitas harga silang
8-20-0.15
9-10-0.3
9.5-5-0.6
10.550.6
12200.15

Hanya harga produk lain yang bergerak di seluruh baris ini — jumlahnya 200 sebelum dan 206 sesudah di setiap barisnya — sehingga tabel ini menunjukkan apa yang dilakukan definisi ini terhadap satu tanggapan permintaan yang tetap. Perubahan jumlahnya 3 persen di semua baris dan elastisitasnya karena itu hanya 3 dibagi perubahan harganya, dan itulah sebabnya kolom terakhir berupa hiperbola sederhana: ia kecil di tengah tabel dan membesar ketika perubahan harganya mendekati nol. Ada dua hal yang layak diambil darinya. Pertama, tiga dari lima baris punya perubahan harga yang lebih besar daripada perubahan jumlahnya dan menghasilkan elastisitas di bawah 1 nilai mutlaknya, sementara dua baris yang paling dekat ke tengah justru baris tempat pergerakan harga yang sedang menghasilkan pergerakan permintaan yang sebanding — kepekaannya tidak seragam. Kedua, tandanya berbalik di antara baris 9,5 dan 10,5, dan bukan di dekat baris yang perubahan harganya nol: kedua produk itu komplementer di bawah harga 10 dan substitusi di atasnya. Tabel tunggal itu adalah bukti paling jelas bahwa ukuran ini adalah bacaan setempat dan bukan sifat tetap dari pasangan produknya.

Rumus

Elastisitas harga silang = [(Q₂ − Q₁) ÷ Q₁] ÷ [(P₂ − P₁) ÷ P₁] (P = harga produk lain, Q = jumlah produk ini)

Q₁
Jumlah barang ini yang diminta sebelum harga produk lain berubah
Q₂
Jumlah yang diminta sesudahnya — boleh lebih rendah, dan boleh nol bila permintaannya hilang sama sekali
P₁
Harga produk lain sebelumnya, yang sekaligus menjadi dasar kedua persentase perubahan diukur
P₂
Harga produk lain sesudahnya — inilah yang berubah dan menggerakkan seluruh perhitungan
Elastisitas harga silang
Jawabannya: bertanda, bebas satuan, dan dibaca dari tandanya lebih dulu — positif untuk substitusi, negatif untuk komplementer, nol untuk tidak berhubungan

Pakailah ketika Anda perlu tahu apakah dua produk bersaing, dan seberapa besar — menetapkan harga lini produk kedua, menghitung berapa kerugian Anda akibat potongan harga pesaing, atau memutuskan apakah sebuah paket masuk akal. Ia alat untuk pertanyaan yang tidak bisa dijawab elastisitas harga biasa, karena elastisitas sebuah produk memberi tahu apa yang terjadi ketika harga produk itu sendiri bergerak dan tidak mengatakan apa pun tentang harga orang lain. Bacalah tandanya lebih dulu: negatif berarti keduanya bergerak bersama dalam permintaan, sehingga potongan harga dari produk lain merugikan Anda; positif berarti permintaannya berpindah di antara keduanya, sehingga potongan harga dari produk lain juga merugikan Anda, tetapi karena sebab yang berlawanan dan dengan penawar yang berbeda. Lalu bacalah besarnya dengan dua catatan yang membuat angka ini mudah disalahgunakan. Ia diukur pada satu titik pada sepasang harga tertentu, jadi ia bukan konstanta — dua produk yang sama bisa bersifat substitusi pada harga tinggi dan komplementer pada harga rendah. Dan ia korelasi dalam permintaan, bukan bukti sebab-akibat: dua produk bisa menunjukkan hubungan yang kuat karena faktor ketiga menggerakkan keduanya, sehingga hasil yang mengejutkan sebaiknya Anda perlakukan sebagai pertanyaan tentang pasar alih-alih sebagai jawaban tentangnya.

Contoh hitungan

  1. Jumlah naik 3% ketika harga produk lain turun 5% — komplementer

    1. Perubahan jumlah: (206 − 200) ÷ 200 = 3 persen
    2. Perubahan harga produk lain: (9,5 − 10) ÷ 10 = −5 persen
    3. Elastisitas: 3 ÷ −5 = −0,6
    4. Tandanya negatif, jadi kedua produk itu komplementer: makin murah yang satu, makin banyak orang membeli yang lain

    Kedua penyebut di sini adalah nilai sebelum perubahan, 200 dan 10, dan pilihan itu disengaja — halaman ini memakai nilai awal dan bukan nilai tengah, sehingga kedua persentasenya bisa direproduksi dengan tangan. Ini penting: versi titik tengah dari kasus yang sama memberi −0,5882 dan bukan −0,6, dan tidak ada yang salah, keduanya definisi yang berbeda. Bentuk nilai awal inilah yang tetap terdefinisi ketika harga turun sampai nol.

  2. Jumlah naik 5% ketika harga produk lain naik 20% — substitusi

    1. Perubahan jumlah: (210 − 200) ÷ 200 = 5 persen
    2. Perubahan harga produk lain: (12 − 10) ÷ 10 = 20 persen
    3. Elastisitas: 5 ÷ 20 = 0,25
    4. Positif, jadi kedua produk itu substitusi: orang meninggalkan produk yang menjadi lebih mahal dan membeli produk ini sebagai gantinya

    Tandanya berbalik dibandingkan contoh pertama dan itulah seluruh temuannya — angka 0,25 itu kecil, tetapi arahnya yang memberi tahu Anda bahwa kedua produk ini bersaing. Membandingkan kedua contoh itulah intinya: tanggapan jumlah yang sama, 3 persen melawan 5 persen, menghasilkan jawaban negatif di satu kasus dan positif di kasus lain semata-mata karena ke arah mana harga produk lain bergerak.

  3. Jumlah turun 10% atas kenaikan harga 10% — elastisitas satu, −1

    1. Perubahan jumlah: (450 − 500) ÷ 500 = −10 persen
    2. Perubahan harga produk lain: (22 − 20) ÷ 20 = 10 persen
    3. Elastisitas: −10 ÷ 10 = −1
    4. Tepat −1 berarti kedua persentase perubahannya sama besar, sehingga permintaan atas produk ini turun sebanding dengan kenaikan harga produk lain

    Hasil tepat −1 adalah penanda yang berguna karena kedua perubahannya terlihat sekaligus di jawabannya: pergerakan 1 persen pada harga produk lain menghasilkan pergerakan 1 persen pada jumlah barang ini. Perhatikan betapa mudahnya ini salah dibaca — jumlah yang turun sementara harga produk lain naik terlihat seperti hubungan substitusi kalau Anda hanya mengamati kedua arahnya, dan tandanya yang mengoreksi Anda.

  4. Harga produk lain jatuh ke nol — elastisitas −0,5

    1. Perubahan jumlah: (300 − 200) ÷ 200 = 50 persen
    2. Perubahan harga produk lain: (0 − 10) ÷ 10 = −100 persen
    3. Elastisitas: 50 ÷ −100 = −0,5

    Produk lain itu menjadi gratis atau ditarik dari pasar, yaitu pergerakan −100 persen, dan ukurannya tetap mengembalikan −0,5 yang bisa dipakai karena dasarnya adalah harga sebelum perubahan. Inilah kasus yang ditangani definisi nilai awal dan tidak akan ditangani persentase yang diukur terhadap nilai sesudahnya: harga sesudahnya nol, jadi tidak ada yang bisa dijadikan pembagi. Ini juga sebabnya pemberian gratis menjadi uji yang begitu kuat untuk menentukan apakah dua produk bersifat komplementer.

Batasan

Keterbatasan yang paling penting adalah bahwa angka ini bukan konstanta. Elastisitas diukur pada sepasang harga pada satu kurva permintaan, dan kedua kurvanya bergerak: dua produk yang sama bisa bersifat substitusi pada satu rentang harga dan komplementer pada rentang lain, dan nilai yang diambil pada harga 10 tidak akan bertahan pada harga 25. Perlakukan setiap angka tunggal sebagai bacaan setempat. Yang kedua, ia korelasi antara dua jumlah, bukan sebab yang teridentifikasi — kalau faktor ketiga seperti pendapatan, musim, atau kampanye iklan menggerakkan keduanya sekaligus, halaman ini akan melaporkan hubungan yang sebenarnya adalah faktor ketiga itu, dan tidak ada apa pun dalam aritmetikanya yang bisa mendeteksi hal itu. Ia juga mengandaikan tidak ada hal lain yang berubah di antara kedua pengamatan, dan di pasar nyata itu tidak pernah sepenuhnya benar. Ia menerima berapa harga yang Anda tetapkan untuk produk lain sebagai diketahui alih-alih menurunkannya dari biaya, sehingga ia tidak mengatakan apa pun tentang apakah perubahan harga itu menguntungkan. Ia memakai nilai awal sebagai penyebut dan bukan nilai tengah, dan itu sebuah pilihan dan bukan satu-satunya konvensi: elastisitas busur yang diukur terhadap titik tengah kedua nilai memberi angka yang berbeda, dan konvensi itulah yang lebih umum di sebagian buku pelajaran, jadi kutipan definisinya setiap kali Anda mengutip angkanya. Kedua persentase perubahannya diukur selama periode yang tidak ditentukan, sehingga hasilnya membawa cakrawala waktu tersirat yang harus Anda nyatakan sendiri. Ia hanya mencakup dua produk — pertanyaan substitusi yang nyata biasanya punya beberapa alternatif, dan elastisitas berpasangan bisa seluruhnya konsisten satu sama lain dan tetap memberi gambaran yang menyesatkan tentang keseluruhan pasar. Terakhir, ia hubungan permintaan dan tidak mengatakan apa pun tentang penawaran, kapasitas, atau persediaan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu elastisitas harga silang dari permintaan?
Ia adalah persentase perubahan jumlah yang diminta atas satu produk dibagi persentase perubahan harga produk lain, dan ia bebas satuan karena kedua belahannya persentase. Pada kasus bawaan, jumlah yang naik 3 persen sementara harga produk lain turun 5 persen memberi 3 ÷ −5 = −0,6. Tandanya membawa sebagian besar informasinya: negatif berarti keduanya komplementer, positif berarti substitusi, nol berarti tidak berhubungan.
Bagaimana cara menghitung elastisitas harga silang?
Bagi kedua persentase perubahannya, masing-masing diukur terhadap nilai sebelum perubahannya sendiri. Pada angka bawaan: jumlah bergerak dari 200 ke 206, yaitu (206 − 200) ÷ 200 = 3 persen, dan harga produk lain bergerak dari 10 ke 9,5, yaitu (9,5 − 10) ÷ 10 = −5 persen. Lalu 3 ÷ −5 = −0,6. Kedua perubahan harus diukur selama periode yang sama dan tidak satu pun boleh dibalik — jumlahnya selalu jumlah produk ini dan harganya selalu harga produk lain.
Apa arti elastisitas harga silang yang negatif?
Artinya kedua produk itu komplementer: keduanya dipakai bersama, sehingga ketika yang satu menjadi lebih murah orang membeli lebih banyak keduanya dan ketika ia menjadi lebih mahal orang membeli lebih sedikit keduanya. Kasus bawaan persis seperti itu — potongan 5 persen pada harga produk lain membawa kenaikan 3 persen pada jumlah barang ini, menjadi −0,6. Makin negatif angkanya, makin erat pasangan itu: angka yang mendekati nol adalah komplementer yang lemah, dan angka negatif yang besar berarti Anda praktis tidak bisa menjual yang satu tanpa yang lain.
Apa arti elastisitas harga silang yang positif?
Artinya kedua produk itu substitusi, sehingga permintaannya berpindah dari yang satu ke yang lain ketika harganya saling menjauh. Kenaikan 20 persen pada harga produk lain yang membawa kenaikan 5 persen pada jumlah barang ini memberi +0,25. Makin besar angka positifnya, makin dekat keduanya sebagai substitusi: mendekati nol berarti keduanya hampir tidak bersaing, dan angka positif yang besar berarti pelanggan memperlakukan keduanya sebagai barang yang bisa saling menggantikan.
Bisakah elastisitas harga silang lebih besar dari 1?
Bisa, dan ia tidak dibatasi di angka 1 seperti yang sering digambarkan pada elastisitas harga sebuah produk terhadap harganya sendiri. Ia bisa jauh lebih besar: produk yang jumlahnya menjadi separuh ketika harga produk komplementernya naik 10 persen memberi −5, dan produk yang permintaannya hilang sama sekali atas kenaikan harga 10 persen memberi −10. Itulah sebabnya kalkulator ini melaporkannya sebagai angka bertanda biasa alih-alih sebagai persentase — tidak ada batas atas yang perlu dinyatakan.
Mengapa kalkulator ini memakai nilai awal dan bukan nilai tengah?
Karena kedua konvensi itu ada dan memberi jawaban yang berbeda, sehingga yang sedang dipakai harus dinyatakan. Halaman ini membagi setiap perubahan dengan nilainya sebelum berubah: (206 − 200) ÷ 200, bukan ÷ 203. Konvensi titik tengah atau elastisitas busur akan membagi dengan rata-rata kedua nilainya dan memberi −0,5882 pada masukan yang sama alih-alih −0,6. Tidak ada yang salah; bentuk nilai awal dipakai di sini karena ia tetap terdefinisi baik ketika harga turun sampai nol, dan justru bentuk nilai sesudahnya yang tidak bisa menanganinya. Ketika Anda mengutip sebuah angka, kutip pula definisinya.
Apakah elastisitas harga silang sama pada setiap tingkat harga?
Tidak, dan inilah jebakannya. Ia diukur pada sepasang harga pada satu kurva permintaan, dan hubungan antara dua produk berubah seiring pergerakan harga — dua barang yang bersifat substitusi pada harga tinggi bisa menjadi komplementer pada harga rendah, dan pasangan yang sama yang diukur pada musim atau pasar yang berbeda tidak akan memberi angka yang sama. Satu nilai adalah bacaan setempat, bukan konstanta, jadi pakailah ia untuk menjawab pertanyaan pada tingkat harga yang benar-benar Anda hadapi dan bukan sebagai sifat permanen kedua produk itu.

Referensi

Kalkulator terkait