Lewati ke konten utama
CalcMax

Kalkulator Tenaga Kuda Mesin

Rentang: 1 N·m – 5.000 N·m

Rentang: 100 – 20.000

Hasil

224,7 hp

Daya (hp)

Daya (kW)
167,6 kW
Daya (PS)
227,8 PS

Berapa tenaga yang dihasilkan sebuah mesin pada putaran tertentu? Masukkan torsi dan rpm, dan kalkulator tenaga kuda mesin ini mengembalikannya dalam tiga satuan yang biasa tercetak di lembar spesifikasi: hp, kW, dan PS. Fisikanya hanya satu perkalian, karena daya adalah torsi dikali kecepatan sudut — pekerjaan yang sebenarnya adalah menaruh satuannya dengan benar, dan di situlah ketiga output itu berguna. 224,7 hp, 167,6 kW, dan 227,8 PS adalah mesin yang sama, diukur dengan tiga cara. Yang perlu dipegang lebih dulu: hp dan PS bukan dua nama untuk satu satuan. Satu hp sama dengan 745,6999 watt, sedangkan satu PS sama dengan 735,49875 watt — jadi PS di halaman ini selalu sekitar 1,4% lebih besar daripada hp untuk mesin yang sama, dan 300 hp setara 304 PS. Selisih sekecil itu cukup kecil untuk terlihat seperti salah tulis di brosur, dan cukup besar untuk membuat dua mobil yang sebenarnya sama tampak berbeda 4 PS. Di Indonesia angka yang dipakai di brosur, berita otomotif, dan obrolan bengkel adalah PS, sementara sumber dari Amerika menulis hp — karena itu kotak hasil menampilkan keduanya sekaligus. Angka torsi yang Anda perlukan adalah torsi pada rpm yang Anda tanyakan, bukan torsi puncak dan bukan tenaga puncak: kurva torsi sebuah mesin naik dan turun, jadi mesin yang sama menghasilkan daya yang sangat berbeda di 2.000 rpm dan di 6.000 rpm.

Tabel konversi satuan daya

Tenaga kuda (hp)Kilowatt (kW)Tenaga kuda metrik (PS)
5037.350.7
7555.976
10074.6101.4
12089.5121.7
150111.9152.1
200149.1202.8
250186.4253.5
300223.7304.2
350261354.9
400298.3405.5
500372.8506.9
600447.4608.3
1000745.71013.9

Baca satu baris melintang untuk melihat satu angka daya dalam ketiga satuan. Kolom kilowatt dan PS keduanya berasal dari kolom tenaga kuda melalui konversi tepat — 1 hp = 0,7456999 kW = 1,01387 PS — jadi keduanya selalu bergerak bersama dan angka PS selalu yang lebih besar dari keduanya. Kalau Anda membandingkan mobil yang spesifikasinya ditulis dalam hp dengan mobil yang ditulis dalam PS, samakan dulu satuannya: 300 hp setara 304 PS, dan selisih 4 PS itu tidak terlihat di kertas tetapi terlihat di dyno.

Rumus

daya = torsi × 2π × rpm ÷ 60

torsi
Torsi poros engkol pada putaran tersebut, dalam N·m
rpm
Putaran mesin, dalam putaran per menit

Pakai kalkulator ini ketika kertas hasil dyno atau buku manual bengkel memberi Anda angka torsi dan Anda ingin angka dayanya, atau ketika dua angka yang Anda punya memakai satuan berbeda dari yang ditulis di brosur. Ini juga cara memeriksa klaim yang mencurigakan: angka tenaga puncak pada rpm yang kurva torsinya sudah jauh turun tidak mungkin benar, dan menghitung mundur memberi tahu Anda torsi apa yang tersirat dari angka daya itu.

Contoh hitungan

  1. Mesin turbo 2,0 liter pada puncak torsi: 400 N·m pada 4.000 rpm

    1. Kecepatan sudut: 2π × 4.000 ÷ 60 = 418,879 rad/s
    2. Daya dalam watt: 400 × 418,879 = 167.552 W
    3. Tenaga kuda: 167.552 ÷ 745,6999 = 224,7 hp
    4. Kilowatt: 167.552 ÷ 1.000 = 167,6 kW
    5. Tenaga kuda metrik: 167.552 ÷ 735,49875 = 227,8 PS
    6. Dalam satuan metrik: 400 N·m sama dengan 40,79 kgf·m, dan satu PS didefinisikan dari 75 kgf·m per detik sementara satu hp dari 550 kaki-lb per detik — itulah akar selisih 1,4% antara keduanya

    224,7 hp berhadapan dengan 227,8 PS untuk satu mesin yang sama. Keduanya berbeda 1,4% karena didefinisikan dari berat yang berbeda, dan halaman ini salah satu dari sedikit tempat pembaca melihat kedua angka itu bersebelahan. Di Indonesia angka yang tertulis di brosur dan lembar spesifikasi adalah PS, jadi kalau sebuah sumber luar menulis 300 hp, padanannya di sini adalah 304 PS — dua angka yang benar untuk satu mesin, bukan dua mesin yang berbeda.

  2. Mesin diesel 1.000 N·m yang berputar lambat

    1. Kecepatan sudut: 2π × 100 ÷ 60 = 10,472 rad/s
    2. Daya dalam watt: 1.000 × 10,472 = 10.472 W
    3. Tenaga kuda: 10.472 ÷ 745,6999 = 14,0 hp
    4. Kilowatt: 10.472 ÷ 1.000 = 10,5 kW
    5. Tenaga kuda metrik: 10.472 ÷ 735,49875 = 14,2 PS
    6. Dalam satuan metrik: 1.000 N·m sama dengan 101,97 kgf·m — angka torsonya sudah metrik dan sangat besar, dan yang membuat dayanya kecil bukan satuannya melainkan putaran 100 rpm yang mengalikannya

    Torsi luar biasa besar dengan tenaga yang hampir tidak ada, karena daya adalah torsi dikali kecepatan dan kecepatannya sangat kecil di sini. Inilah aritmetika di balik traktor, mesin kapal, dan motor starter: angka torsi yang mengesankan di poros engkol tidak berarti apa-apa sebelum dikalikan rpm.

Batasan

Yang dilakukan halaman ini adalah konversi, bukan pengukuran: angkanya menerima torsi sebagai kebenaran lalu mengubahnya menjadi daya. Di mesin sungguhan, torsi pada rpm tertentu bergantung pada posisi throttle, tekanan turbo, suhu, bahan bakar, dan bagaimana mesin dibebani, jadi mesin yang tertulis 400 N·m di dyno bisa memberi jauh lebih sedikit di ruang mesin yang panas. Ini tenaga di poros engkol (brake horsepower), bukan tenaga di roda (wheel horsepower) — kehilangan di saluran tenaga mengambil 10–15% dalam perjalanan ke aspal, dan lebih besar lagi pada penggerak empat roda. Ketiga satuan itu konversi tepat satu terhadap yang lain dan tidak ada yang lebih benar daripada yang lain, tetapi pabrikan akan mengutip yang paling menguntungkan, dan itulah sebabnya mesin yang sama menjadi 300 di satu pasar dan 304 di pasar lain. Halaman ini tidak tahu apa-apa tentang bentuk kurva torsi, jadi satu titik masukan menghasilkan satu jawaban dan bukan rentang tenaga mesin.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa perbedaan PS dan hp?
Keduanya satuan daya yang nilainya berbeda, bukan dua nama untuk hal yang sama. Satu hp sama dengan 745,6999 W, dan satu PS, yaitu tenaga kuda metrik, sama dengan 735,49875 W, jadi selisihnya 1,4% dan 300 hp setara 304 PS untuk mesin yang sama. Indonesia memakai PS: brosur, berita otomotif, dan lembar spesifikasi di sini menulis PS. Pasar lain punya istilah lain lagi untuk satuan yang sama dengan PS, jadi kalau Anda membaca sumber dari luar negeri, periksa dulu satuan mana yang dipakai di situ sebelum membandingkan angkanya.
Bagaimana mengubah torsi menjadi daya?
Kalikan torsi dalam newton meter dengan kecepatan putaran mesin dalam radian per detik. rpm harus diubah lebih dulu menjadi radian per detik: 2π × rpm ÷ 60. Jadi 400 N·m pada 4.000 rpm adalah 400 × 418,879 = 167.552 W, atau 224,7 hp. Buku-buku lama memakai jalan pintas hp = lb-ft × rpm ÷ 5.252, yang sebenarnya hubungan yang sama dengan konversi satuannya sudah dilipat ke dalam angka 5.252.
Ini brake horsepower atau wheel horsepower?
Brake horsepower — daya di poros engkol, yang dikutip pabrikan dan yang diukur dyno mesin. Dyno sasis mengukur di roda dan selalu memberi angka lebih rendah: 10–15% lebih rendah pada mobil penggerak dua roda, lebih besar lagi pada penggerak empat roda. Kalau Anda membandingkan angka publikasi dengan hasil dyno, periksa dulu di ujung mana saluran tenaga masing-masing diukur.
Torsi mana yang harus saya masukkan?
Torsi yang dihasilkan mesin pada rpm yang Anda masukkan, bukan torsi puncak. Angka torsi baru bermakna bersama putaran tempat ia diukur, dan pada setiap mesin sungguhan torsi puncak dan tenaga puncak terjadi di rpm yang berbeda. Memasukkan torsi puncak bersama rpm tenaga puncak menghasilkan angka yang lebih tinggi daripada yang benar-benar bisa dihasilkan mesin itu.
Kenapa dayanya kecil pada rpm rendah?
Karena daya adalah torsi dikali kecepatan, jadi pada putaran rendah bahkan torsi yang sangat besar hanya dikalikan angka yang kecil. 1.000 N·m pada 100 rpm hanya 14 hp, sementara 200 N·m pada 6.000 rpm sudah 168 hp. Itu juga sebabnya daya sebuah mesin naik seiring rpm sampai kurva torsinya turun lebih cepat daripada naiknya putaran — titik tenaga puncak adalah tempat kedua kurva itu berpotongan.

Referensi

Kalkulator terkait